kenapa ada “kenapa”
Saturday, July 29th, 2006banyak hal baru berseliweran di depan mata gw sekarang. dari yang (ternyata) ga tau apa-apa, sekarang sedikit banyak gw mulai tau kehidupan seperti apa yang sedang gw jalanin. rumit. tadinya gw berpikir untuk bawa nyantai aja smua yang terjadi (walaupun salah), sekarang tiba-tiba muncul keinginan untuk memikirkan itu semua, dan merencanakan sebuah perubahan. paling nggak, dari gw yang dulu dan sekarang, gw mau perubahan untuk gw di depan.
……bingung mau nulis apa……
lingkungan gw meneriakkan tentang pergerakan, kemahasiswaan, cinta, pembelajaran… kalo mereka semua udah memikirkan dan mencoba untuk mewujudkan itu, berarti gw harus mengambil peran gw di tempat lain. mungkin gw akan meneriakkan eksistensialisme. atau esensialisme. hal-hal yang sering dilupakan sama orang2.
ilmu pengetahuan muncul karena satu lambang yaitu "?". dimulai dari "kenapa". sekilas mungkin tampak bodoh menanyakan "kenapa" untuk setiap hal, kesannya kita ga tau apa-apa, padahal kita memang ga tau apa-apa.. dan sejauh perjalanan hidup gw, kita hidup untuk mencari tau "kenapa begini", "kenapa begitu" dan kenapa2 yg lain. suatu saat pertanyaan kita itu terjawab, tapi jawaban itu hanya berlaku untuk momen itu aja, ga ada kebenaran yang bernilai mutlak.
satu hal yang mutlak adalah apa saja yang udah kita lakukan di hari yang lalu. tapi esensi dari apa yang kita lakukan itu benar atau salah, itu relatif. "kenapa itu benar?", "kenapa itu salah?". lagi2 "kenapa"…
kenapa sih gw nulis kaya gini?
kenapa sih kita ada?
menurut gw kita ada untuk menjawab pertanyaan "kenapa sih ada "kenapa"?" saat kita menemukan jawaban dari "kenapa" untuk tiap hal, berarti kita telah mengetahui semua hal, dan ga ada cukup waktu untuk bisa menjawab itu semua..
dari dulu, sekarang dan nanti, kita akan terus berada dalam masa pencarian, masa pembelajaran. makanya ada istilah "never too old to learn". karena kita emang akan belajar terus. hal-hal baru akan terus terjadi dan kita berarti belajar hal baru lagi..
kenapa juga kita harus belajar?
kenapa kita harus tanya kenapa?
gw ga tau kenapa, tapi gw yakin saat udah banyak "kenapa" yang terjawab oleh kita, kita akan merasa superior dan percaya diri saat berhadapan sama orang lain.
kenapa bisa gitu?