Archive for April, 2007

ngayal

Wednesday, April 18th, 2007

Ketika itu aku tiduran di atas
semen di salah satu tempat yang tinggi dan kebuka. Lama aku liat langit yang
banyak bintang trus aku fokus liat ke satu bintang. Ga tau sih itu bintang atau
bukan, ada satu titik kecil warna kuning (itu yg gw liat, secara gw buta warna)
yang makin lama makin gede. Dari cuma segede titik aja lama-lama benda itu udah
segede bola basket, trus nambah gede sampe segede mobil. Tiba-tiba benda itu
(sebut aja bintang lah ya), tiba-tiba bintang itu agak berubah bentuk sampe
berbentuk kepala. Ada mata, ada idung, ada mulut.

Trus bintang muka itu buka
mulutnya dan komat-kamit. Lama-lama aku bisa denger suaranya, tadinya kecil
tapi makin lama makin keras dan lantang. Dia nanya “ngapain kamu tidur-tiduran
doang?! Harusnya kamu lagi ngerjain tugas-tugas atau tidur, bla bla bla
bla…..”

Trus aku nengok ke sebelahku,
mataku ngeliat ke satu orang yang duduk di sebelahku. Aku bilang ke dia tentang
apa yang aku liat dan denger itu trus dia bilang “halah, ngayal lagi…..
betewe lu emang suka ngayal ya?”

Ngayal? Ngayal tuh setau gw
mbayangin hal yang ga ada di duniaku. Sedangkan “penampakan” kaya tadi tuh ada
di duniaku sehari-hari. Itu bagian dari duniaku. aku hidup dalam duniaku
sendiri. Ya iyalah, semua orang juga hidup dalam dunia masing-masing,
sendirian. Dalam hidup semua orang, yang namanya “aku” itu cuma satu, ya si
orang itu doang. Si “aku” mandang hidup dari dunianya sendiri, dari apa yang
dia liat sehari-hari, apa yang dia lakukan sehari-hari, apa yang dia pikirin
sehari-hari, itulah dunianya.

Dari situ ga bener dong kalo
aku tukang ngayal?! Ngayal kan mbayangin sesuatu yang ga ada di duniaku,
padahal itu kan bagian dari duniaku, apa yang aku liat, apa yang aku pikirin…berarti
aku ga ngayal… atau mungkin duniaku yang cuma khayalan? Kalo kamu sepakat
bahwa aku hidup di alam khayal, berarti kamu juga sepakat kalo kamu hanya
bagian dari khayalanku…

Atau mungkin malah kita semua,
termasuk aku, cuma khayalan? Hanya sebuah imajinasi dari suatu sosok?! Mungkin
gitu?

Mungkin banget…

sekarang aku lagi ngeliat ada
sesosok mahluk (entah cowok entah cewek, entah orang entah bukan) lagi ngerokok
samsu sambil ngayal.. di khayalannya ada satu orang yang badannya kurus, rambut
berantakan, ngerokok samsu, lagi ngetik-ngetik di depan komputernya. Dan
ternyata orang itu adalah sesosok orang yang biasa kusebut sebagai “aku”…

aku mengkhayal? Atau aku cuma
khayalan?

 

DAMAIroom,
14 april 2007

Bergas
bimo branarto

ngayal

Wednesday, April 18th, 2007

Ketika itu aku tiduran di atas
semen di salah satu tempat yang tinggi dan kebuka. Lama aku liat langit yang
banyak bintang trus aku fokus liat ke satu bintang. Ga tau sih itu bintang atau
bukan, ada satu titik kecil warna kuning (itu yg gw liat, secara gw buta warna)
yang makin lama makin gede. Dari cuma segede titik aja lama-lama benda itu udah
segede bola basket, trus nambah gede sampe segede mobil. Tiba-tiba benda itu
(sebut aja bintang lah ya), tiba-tiba bintang itu agak berubah bentuk sampe
berbentuk kepala. Ada mata, ada idung, ada mulut.

Trus bintang muka itu buka
mulutnya dan komat-kamit. Lama-lama aku bisa denger suaranya, tadinya kecil
tapi makin lama makin keras dan lantang. Dia nanya “ngapain kamu tidur-tiduran
doang?! Harusnya kamu lagi ngerjain tugas-tugas atau tidur, bla bla bla
bla…..”

Trus aku nengok ke sebelahku,
mataku ngeliat ke satu orang yang duduk di sebelahku. Aku bilang ke dia tentang
apa yang aku liat dan denger itu trus dia bilang “halah, ngayal lagi…..
betewe lu emang suka ngayal ya?”

Ngayal? Ngayal tuh setau gw
mbayangin hal yang ga ada di duniaku. Sedangkan “penampakan” kaya tadi tuh ada
di duniaku sehari-hari. Itu bagian dari duniaku. aku hidup dalam duniaku
sendiri. Ya iyalah, semua orang juga hidup dalam dunia masing-masing,
sendirian. Dalam hidup semua orang, yang namanya “aku” itu cuma satu, ya si
orang itu doang. Si “aku” mandang hidup dari dunianya sendiri, dari apa yang
dia liat sehari-hari, apa yang dia lakukan sehari-hari, apa yang dia pikirin
sehari-hari, itulah dunianya.

Dari situ ga bener dong kalo
aku tukang ngayal?! Ngayal kan mbayangin sesuatu yang ga ada di duniaku,
padahal itu kan bagian dari duniaku, apa yang aku liat, apa yang aku pikirin…berarti
aku ga ngayal… atau mungkin duniaku yang cuma khayalan? Kalo kamu sepakat
bahwa aku hidup di alam khayal, berarti kamu juga sepakat kalo kamu hanya
bagian dari khayalanku…

Atau mungkin malah kita semua,
termasuk aku, cuma khayalan? Hanya sebuah imajinasi dari suatu sosok?! Mungkin
gitu?

Mungkin banget…

sekarang aku lagi ngeliat ada
sesosok mahluk (entah cowok entah cewek, entah orang entah bukan) lagi ngerokok
samsu sambil ngayal.. di khayalannya ada satu orang yang badannya kurus, rambut
berantakan, ngerokok samsu, lagi ngetik-ngetik di depan komputernya. Dan
ternyata orang itu adalah sesosok orang yang biasa kusebut sebagai “aku”…

aku mengkhayal? Atau aku cuma
khayalan?

 

DAMAIroom,
14 april 2007

Bergas
bimo branarto

pemimpin

Wednesday, April 18th, 2007

Tiba-tiba inget waktu jadi panitia pemilu himpunan waktu
itu. Tim formatur kepentok di pembahasan peraturan dengan sebuah pertanyaan
“yang kita kejar itu pemimpin yang kuat atau tim yang kuat?”

 

Pemimpin yang kuat tuh yang kaya gimana sih? Tim yang
kuat maksdnya apa sih?

 

Klo menurut gw pemimpin yang kuat tuh yang bisa
mengorganisasi bawahannya sesuai apa pun keinginannya.trus dia jelas punya
pemikiran dan karakter yang kuat jadi orang-orang pada segan sama dia.

Tim yang kuat tuh maksudnya tipe kepemimpinan yang
dipegang oleh beberapa orang. Mungkin secara individu mereka kurang bagus tapi
dalam kelompok, mereka bisa mengorganisasi bawahan mereka dengan baik.

 

Klo dilihat sekilas, awalnya gw lebih milih tim yang kuat
karena ujung2nya seorang pemimpin pasti butuh tim. Tapi klo dilihat lebih jauh
lagi, pemimpin yang kuat kan bisa mengorganisasi bawahannya dan pasti bisa
membentuk tim yang kuat juga, selain itu keunggulannya lagi dengan adanya
seorang pemimpin kuat berarti ada sebuah sosok yang dijadikan pedoman.

 

Gw nulis apa sih?jelek!ga penting!

 

Mungkin hanya sekedar sosok. Tapi ternyata sosok itu
adalah sebuah pemersatu yang baik. Dengan adanya sosok yang disegani,
kebersamaan bisa kebentuk. Bisa jadi ada kesadaran untuk berpikir bergerak
bersama-sama.

 

Hitler pernah membuat sebagian eropa dikuasai oleh
jerman, rasulullah berhasil membuat islam tetap bertahan sampai sekarang, sukarno
pernah membuat indonesia bersatu dan memerdekakan indonesia.

 

Gitu deh… intinya adalah sebuah sosok kuat yang
disegani, walaupun dalam prakteknya mereka dibantu oleh tim yang kuat.

 

 

DAMAIroom, 15 maret 2007

 

Bergas bimo branarto

24 jam

Wednesday, April 18th, 2007

Pernah kebayang kalo hidup manusia cuma 24 jam?

 

Kalo rata-rata orang hidup 70 taun, berarti detak jantung kita dipercepat
25.550 kali, irama nafas kita dipercepat 25.550 kali, semua gerakan kita juga
dipercepat 25.550 kali. Semuanya serba cepat dan belum tentu kita bisa
menikmati kehidupan kita itu kecuali kecepatan berpikir kita juga meningkat
25.550 kali.

 

Dalam waktu yang hanya 24 jam kita harus mulai berdiri, berjalan, belajar,
bekerja dan meneruskan keturunan. Semua itu harus dilakukan dengan kecepatan
25.550 kali biasanya. Busettt…

 

Semua orang harus menemukan dirinya dengan cepat, lalu dengan cepat juga
mengaktualisasikan dirinya itu. Cuma 24 jam!

 

Hidup terkesan cuma ada 2 hal, lahir trus mati. Dalam hidup kita terkesan kita
harus melakukan sesuatu sebelum mati. Sebenernya
apa sih yang harus kita lakukan itu?
Kita seperti buru-buru melakukan
sesuatu sebelum mati. Harus ga sih kita
melakukan sesuatu?
Toh hidup cuma sebentar…

 

Cuma 24 jam!

 

 

DAMAIroom, 11 februari 2007

 

Bergas bimo branarto